Switch & Ternary
Selain if-else, JavaScript punya cara lain untuk mengambil keputusan yang lebih ringkas.
1. Switch Statement
Cocok digunakan jika kita membandingkan satu variabel dengan banyak nilai pasti (bukan rentang angka).
const hari = "Senin";
switch (hari) {
case "Senin":
console.log("Saatnya upacara bendera");
break; // Wajib pakai break agar tidak bablas ke bawah
case "Minggu":
console.log("Waktunya libur!");
break;
default: // Mirip 'else'
console.log("Hari kerja biasa");
}
2. Ternary Operator (? :)
Ini adalah bentuk singkat dari if-else. Sangat sering dipakai di React.js untuk menampilkan elemen secara kondisional.
Rumus:
Syarat ? (Jika Benar) : (Jika Salah)
Contoh Biasa (If-Else):
let status;
const umur = 18;
if (umur >= 17) {
status = "Dewasa";
} else {
status = "Anak-anak";
}
Contoh Ternary (1 Baris):
const umur = 18;
const status = umur >= 17 ? "Dewasa" : "Anak-anak";
console.log(status); // Output: "Dewasa"
Kapan Pakai Ternary?
Gunakan Ternary untuk logika sederhana (A atau B). Jika logikanya rumit dan panjang, tetap gunakan if-else biasa agar kode mudah dibaca.