Lewati ke konten utama

Konsep Array & Object

Variabel biasa (const nama = "Budi") hanya bisa menyimpan satu data. Bagaimana jika kita punya 1000 data? Kita butuh wadah yang lebih canggih.

1. Array (Daftar/List)

Array digunakan untuk menyimpan banyak data secara berurutan.

  • Ciri: Menggunakan kurung siku [].
  • Akses: Menggunakan Index (dimulai dari 0).
// Membuat Array
const hobi = ["Coding", "Gaming", "Reading"];

// Mengakses Data
console.log(hobi[0]); // Output: "Coding"
console.log(hobi[2]); // Output: "Reading"

// Mengubah Data
hobi[1] = "Sleeping"; // "Gaming" diganti "Sleeping"

Method Dasar Array

  • push(): Menambah data di akhir.
  • pop(): Menghapus data di akhir.
  • unshift(): Menambah data di depan (geser index).
  • shift(): Menghapus data di depan.
const angka = [1, 2, 3];
angka.push(4); // [1, 2, 3, 4]
angka.pop(); // [1, 2, 3]

2. Object (Kamus/Dictionary)

Object digunakan untuk menyimpan data yang memiliki label (properti). Urutan tidak penting di sini.

  • Ciri: Menggunakan kurung kurawal {}.
  • Akses: Menggunakan Key (kunci).
// Membuat Object
const user = {
nama: "Faqih",
umur: 24,
isMember: true,
alamat: { // Nested Object (Object di dalam Object)
kota: "Jakarta",
negara: "Indonesia"
}
};

// Mengakses Data
console.log(user.nama); // Cara Dot (Paling umum)
console.log(user["umur"]); // Cara Bracket (Jika key ada spasi/dinamis)
console.log(user.alamat.kota); // Akses nested: "Jakarta"

Method: this Keyword

Object bisa punya function di dalamnya (disebut Method). this mengacu pada object itu sendiri.

const robot = {
nama: "Terminator",
sapa: function() {
// 'this.nama' mengambil data dari robot ini
return "Halo, saya " + this.nama;
}
};

console.log(robot.sapa()); // "Halo, saya Terminator"