Lewati ke konten utama

5 Jenis Property Position

Secara default, elemen HTML itu "sopan". Mereka antre satu per satu dari atas ke bawah. Properti position mengizinkan kita untuk membuat elemen menjadi "pemberontak".

1. Static (Default)​

Posisi bawaan. Elemen mengikuti aturan normal. Properti top, left, right, bottom tidak akan berfungsi.

.kotak {
position: static;
}

2. Relative (Si Pemalas)​

Elemen ini bisa digeser, tapi tempat aslinya tetap dipesan (tidak diisi elemen lain).

  • Fungsi Utama: Biasanya digunakan pada Parent (Induk) untuk menjadi patokan bagi anak yang absolute.
.induk {
position: relative;
top: 20px; /* Geser ke bawah 20px dari posisi normalnya */
}

3. Absolute (Si Bebas)​

Elemen ini keluar dari antrean normal. Dia bebas bergerak ke mana saja.

  • Patokan: Dia akan memosisikan diri berdasarkan Induk terdekat yang memiliki posisi relative.
  • Jika tidak ada induk relative, dia akan nempel ke body (layar browser).
.anak-nakal {
position: absolute;
top: 0;
right: 0; /* Nempel di pojok kanan atas Induknya */
}

4. Fixed (Si Keras Kepala)​

Elemen ini menempel pada Layar Browser (Viewport).

  • Efek: Walaupun halaman di-scroll, dia tidak ikut bergerak.
  • Contoh: Tombol "Chat WA", Navbar, atau Iklan yang mengganggu.
.navbar {
position: fixed;
top: 0;
width: 100%;
}

5. Sticky (Si Bunglon)​

Gabungan antara relative dan fixed.

  • Saat awal, dia diam di posisinya.
  • Saat di-scroll dan menyentuh batas tertentu, dia berubah jadi fixed (nempel).
.header-tabel {
position: sticky;
top: 0; /* Akan nempel pas scroll mencapai titik 0 */
}